KEGIATAN DIALOG KEPEREMPUANAN HMPS ILMU POLITIK PERIODE 2025 - 2026

 

Makassar, 24 April 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan menguatkan kesadaran kritis terhadap isu-isu gender, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik (HIMAPOL) UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan kegiatan Dialog Keperempuanan dengan tema “Meneruskan Api Emansipasi: Pendidikan dan Kemandirian Perempuan.” Kegiatan ini berlangsung di Lecture Theater (LT) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, serta menghadirkan berbagai elemen mahasiswa dan pegiat isu perempuan.

Dialog ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa, khususnya perempuan, untuk membicarakan peran strategis perempuan dalam dunia pendidikan dan perjuangan menuju kemandirian di tengah tantangan sosial-politik yang masih patriarkis. Dengan mengusung semangat emansipasi ala Kartini, HIMAPOL ingin menegaskan kembali bahwa perjuangan perempuan belum selesai—dan butuh keberlanjutan dari generasi muda hari ini.

Dalam sambutannya, Sekretaris Bidang Keperempuanan HIMAPOL, Ninis Karlina, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya akses pendidikan dan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi perubahan sosial. “Emansipasi bukan sekadar slogan, tapi perjuangan panjang yang menuntut partisipasi aktif dari kita semua, baik perempuan maupun laki-laki, dalam menciptakan ruang yang setara dan aman untuk tumbuh,” tegasnya.

Acara ini menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi, aktivis perempuan, serta alumni HIMAPOL yang telah aktif dalam advokasi dan pemberdayaan komunitas. Diskusi berlangsung dinamis, membahas berbagai aspek mulai dari hambatan struktural terhadap perempuan dalam pendidikan tinggi, pentingnya ekonomi mandiri, hingga peran perempuan dalam gerakan politik dan sosial.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, HIMAPOL berharap dapat terus menjadi ruang yang inklusif, mendukung agenda kesetaraan, serta membentuk kader-kader politik yang sadar gender dan berpihak pada keadilan sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REFLEKSI HARI PENDIDIKAN NASIONAL : EVALUASI KRITIS ATAS CITA CITA DAN REALITAS PENDIDIKAN INDONESIA

NEGARA MENGHEMAT, RAKYAT MENDERITA: HIMAPOL UINAM SERUKAN PERLAWANAN